Postingan

27 Tahun Umurku

 Aku adalah lelaki yang hari ini berumur 27 tahun,  aku adalah lelaki yang baru saja keluar dari pekerjaan dosen dan sekarang tidak mempunyai pekerjaan.  aku adalah lelaki yang tertinggal jauh dari usia sebayanya,  aku adalah lelaki yang sangat mencintai dan menyayangi ibu aku adalah lelaki yang semangat dalam menjalani hidup ini. dan aku adalah lelaki yang mempunyai keyakinan kuat bahwa diumurku yang ke 27 tahun ini, aku akan mulai mendapatkan pekerjaan yang mapan sehingga dapat membuat orang tua terutama ibuku bangga dan bahagia Ya Allah tolong ijinkan hambaMu ini untuk segera dapat membuat bangga dan bahagia ibuku tersayang ya Allah..tolong ijinkan hamba Ya Allah. Ya Allah tolong berikan kesempatan kepada hambaMu ini untuk dapat membahagiakan orang tua saya terutama ibu saya Ya Allah... Segera Berikan hamba kesempatan Ya Allah...Aamiin Cokro Kembang, 14 Oktober 2020

Hari Kelahiran

Hari kelahiran adalah hari yang paling di tunggu2 semua umat Manusia "amatir" pada masanya, knp aku sebut amatir? Karena pada awalnya kita bosan menjadi anak kecil, kita bosan selalu di larang ibu, kita bosan selalu dilarang melakukan hal apapun yg kita inginkan..namun pada akhirnya ketika kita berumur 25 tahun keatas, kita merindukan hal itu semua, kita bosan menjadi orang dewasa yang hanya memikirkan makan apa hari esok...kita ingin kembali lagi ke massa kecil kita yg penuh perhatian orang tua ..ya sebenernya kita ini apa? Kita hanya manusia amatir yg sok profesional dalam bidangnya...  Bahwa semakin bertambah umur, kita akan semakin kehilangan banyak hal, termasuk keluarga dan teman... semakin bertambahnya umur akan membuatmu semakin sedikit mempunyai teman...hari kelahiranmu yg ke 17 tahun tidak akan mungkin bisa terulang lagi, Karena hari kelahiranmu yg ke 25 akan mulai sepi seperti kamu tidak mempunyai seorang pun yg peduli denganmu...jangan menaruh harapan apapun ke o...

dalamnya hati siapa yang tau?

ada suatu kisah pada saat aku duduk di bangku smp, aku melhat dr kejauhan seorang adik kelas yang jauh dr hiruk pikuk kakak kelas...saat itu saya masih pada jamannya pesan singkat (sms) karena handphone pd waktu itu hanya sebatas itu.. aku coba mengirim pesan ke adik kelas itu...disambutlah aku dengan positiv, ya kita sering komunikasi aja lewat pesan singkat karena aku hanya lelaki yg blm mempunyai jati diri...hanya melihat meski dia sudah membuka hatinya... ya pada waktu itu hidup hanya mendengarkan omongan orang, jika orang bilang cewek cantik itu yang kulit putih, maka aku akan mencari cewek berkulit putih...selabil itulah pada waktu itu... sampai ke adik kelas ini yg mempunyai satu kekurangan, yaitu dia terlalu kurus...ya aku tidak bisa menerima itu..padahal hal pertama yang membuat aku tertarik adalah rambut bob dan muka khas jawa yang membuat mata ini adem.. aku selalu mengingat rambut bobmu yg sampai skr aku blm melihat lg di orang lain...aku sering berkata kepadanya, kuran...

Khawatir

aku khawatir tentang hari esok, sedangkan hari ini saja belum selesai.. aku khawatir tentang mnggu depan, sedangkan minggu ini saja belum selesai... aku khawatir tentang bulan depan, sedangkan bulan ini saja belum selesai.. aku khawatir tentang tahun depan, sedangkan tahun ini baru dimulai... aku kurang tenang, seperti orang yang tidak berdasar.. Ya Allah hanya satu pintaku, bangunkan aku di setiap subuhmu, agar minimal aku memulai hari dengan RidhoMu...

nasi dingin bungkus koran

aku yang lebih suka melihatmu dari belakang, aku yang suka melihatmu ketika tidak ada seorangpun yg mengetahuinya termasuk kamu.. aku hanyalah kaum yang menegakkan kepala dengan ragu-ragu, menatap keindahan Tuhan dengan ragu-ragu, merasakan bahagia dengan cara sembunyi-sembunyi.. sungguh kaummu tidak akan merasakan ini.. aku tumbuh dengan suatu keterbatasan yang mungkin oleh kaum yang lain dianggap suatu kebiasaan yg tiada artinya.. aku yang tumbuh dengan ucapan yg tak pernah terucap.. aku tumbuh dengan pertanyaan yang tidak akan pernah ada jawabnya.. aku tumbuh dengan kaum minoritas yang saling membesarkan hati satu sama lain... sungguh kaummu tidak akan mengalaminya... aku berkembang dengan rasa takut akan kesalahan dalam mengambil keputusan... aku berkembang dengan melihat kebahagiaan rekan yang mungkin suatu impian dapat ku rengkuh... aku berkembang dengan kata-kata basa-basi yang harus aku ucapkan untuk menghargai pencapaianmu.. sungguh kau tidak akan menemui hal ini da...

teman/sahabat?

aku ingin sedikit bercerita tentang teman atau sahabat, aku tidak tau yang mana bisa disebut teman atau sahabat..tapi yang jelas aku tidak pernah membeda-bedakan semua itu..aku menganggap semua yang kenal aku berhak di pelakukan sebaik mungkin tanpa terkecuali..aku tidak pernah pamrih atau mengharap balasan kebaikan dari seorang teman atau sahabat, aku membantu teman atas dasar ketulusan..aku selama ini memang merasa tidak mempunyai teman, apalagi sahabat...padahal aku selalu berbuat baik ke teman2ku, aku tidak pernah itungan..aku tidak pernah mengharuskan yang butuh siapa, sehingga yang butuh harus datang kerumahku..aku tidak pernah seperti itu..dan aku tulus melakukan itu..aku hanya tidak nyaman membebani orang lain..tapi nyatanya orang lain tetap menganggap aku bukan teman yang baik..apalagi sahabat yang baik...aku merasa suatu hari aku membutuhkan bantuan orang lain..aku mencoba menghubungi temen2ku untuk aku sedikit minta bantuan..tetapi tidak ada yang bisa membantu...aku tidak se...

biru dongker

biru dongker waktu itu milikku, hari itu dia milikku begitupun dia, aku yakin otak dia hanya di penuhi semua tentangku.. drama waktu itu dan sampai sekarang seperti cerita di dalam film.. bukan tidak sengaja, namun memang itu yang aku inginkan.. aku selalu membayangkan hari ini terjadi.. aku sudah tau dari awal kita kenal bahwa kamu akan berakhir seperti ini.. yak bukan karena apapun..karena aku memahamimu sebagai perempuan.. tapi aku yakin di hatimu, ada suatu pertanyaan yang mungkin ada di sedikit ruangan hatimu itu untuk waktu yg belum bisa di tentukan.. karena kita tidak pernah bicara, karena kamu tidak pernah mendengarku juga... aku sudah tidak mencintaimu sekarang, begitupun kamu.. karena aku yakin kamu pernah menyayangi bahkan mencintaiku, walau aku tidak tau itu kapan.. aku tidak tau kapan suatu malam kamu memikirkanku.. aku tidak tau berapa malam yang kamu habiskan untuk memikirkanku.. yang aku tau hanya kamu pernah melakukan itu semua.. bukan kata orang lain ata...